Dalam sebuah hadist Nabi Muhammad SAW, diceritakan bahwa nabi mengingatkan umatnya akan 3 sifat buruk yang sedikit banyak pasti dimiliki setiap moslem / semua manusia pada umumnya. Sifat-sifat tsb harus diperangi / dieleminasi dari hati kita sbg seorang moslem. Sifat itu adalah : su'udzon / buruk sangka / was-was, merasa sial dan iri hati / dengki pada sesama manusia.
Su'udzon / buruk sangka / was-was ini bukan hanya ditujukan kpd sesama manusia, tapi semua hal di alam dunia ini.Entah itu benda, sistem, organisasi, dll.Bisa juga thd masa depan ( was-was thd masa depan ). Dalam hal ini kita harus banyak berpikiran positif dan penuh semangat dalam ber ikhtiar / berusaha agar mencapai masa depan lebih baik. Buruk sangka ini sangat berbahaya bagi diri dan masyarakat. Kita / masyarakat jadi tidak bisa maju / melangkah menuju kebaikan gara-gara adanya saling was-was dan curiga. Tentu hal ini sangat membahayakan bagi kelangsungan kemajuan dan kebahagiaan umat.
Sifat ke dua yang harus diperangi adalah sifat selalu merasa sial. Sebenarnya tidak ada namanya kesialan di dunia ini bagi seorang moslem. Yang terpenting adalah luruskan niat bahwa setiap usaha dan gerak langkah kita hanya ridho serta cinta ALLOH SWT tujuannya & lakukan sesuai prosedur / syariat yg benar. Entah itu gagal / sukses usaha yang kita buat, itu semua hanya yg nampak di lahiriah semata, yg penting kita telah menunjukan niat dan semangat pengabdian kita yg total dan terbaik hanya kpd ALLOH SWT. ALLOH tidak akan menyia-nyiakan hambanya yg telah berjuang & ber- MUJAHADAH untuk mengabdi dan menuju kpd NYA.
Sifat berikutnya yang harus diperangi adalah sifat iri dengki / hasad, sifat ini sangat berbahaya karena akan hangus / tidak berarti / hilang semua kebaikan serta nilai perjuangan seorang hamba dikarenakan ada hasad / dengki di hatinya. Iri dengki bisa menghanguskan semua kebaikan yg telah dibuat laksana api membakar kayu bakar, sungguh mengerikan.
Jumat, 30 Mei 2008
Senin, 26 Mei 2008
PAIN IS BEAUTIFUL
Rasa sakit adalah indah. Rasa sakit adalah kebaikan jika kita dapat meletakkannya dengan tepat. Rasa sakit akan lebih mendekatkan kita pada ALLOH SWT. Dosa-dosa kita berguguran. Rasa sakit dapat menyadarkan kita akan betapa lemahnya kita tanpa pertolongan ALLOH SWT. Rasa sakit membuat kita bertobat dan menyesali semua kekhilafan kita. Rasa sakit lebih membuat kita mengerti akan arti pentingnya kenikmatan / kesehatan. Rasa sakit menunjukan bahwa sebentar lagi kita akan dekat / mendapatkan kenikmatan. Rasa sakit membuat kita mawas diri dan berniat memperbaiki diri serta tumbuh empati untuk dapat menolong sesama yg sakit / menderita.
Begitulah rasa sakit akan menjadi indah bila kita mampu berpikir positif dan mengambil hikmah dari semua penderitaan / rasa sakit yg ada. Tiada yang sia-sia dari semua kejadian yg telah ALLOH SWT desain dan dan ditakdirkan terjadi di alam ini. Perenungan-perenungan yg mendalam akan semua kejadian di dalam diri maupun alam ini lama-kelamaan akan mendekatkan kita pada keagungan ALLOH SWT, sang maha pencipta dan penguasa alam ini.
Begitulah rasa sakit akan menjadi indah bila kita mampu berpikir positif dan mengambil hikmah dari semua penderitaan / rasa sakit yg ada. Tiada yang sia-sia dari semua kejadian yg telah ALLOH SWT desain dan dan ditakdirkan terjadi di alam ini. Perenungan-perenungan yg mendalam akan semua kejadian di dalam diri maupun alam ini lama-kelamaan akan mendekatkan kita pada keagungan ALLOH SWT, sang maha pencipta dan penguasa alam ini.
Jumat, 23 Mei 2008
KISAH 2 MALAIKAT
Kisah / cerita ini pernah dipaparkan oleh seorang ustadz / ulama yg sangat saya kagumi, beliau adalah KH. Ahmad Asrori Al ishaqi ra. Dalam kisah ini diceritakan ada sekumpulan malaikat yg mengadu pada ALLOH SWT. Mereka mengadukan tentang berbagai kelakuan manusia yang ada di muka bumi, manusia dengan berbagai macam tingkah polahnya. Ada yang tetap memegang keimanan, ada pula yang hanya mengikuti hawa napsu serta bujukan setan sehingga melupakan ALLOH SWT. Para malaikat ini sangat gemas dengan manusia-manusia yang mengikuti hawa napsu serta melupakan Tuhannya. Mereka menanyakan hal tsb kpd ALLOH SWT. Mengapa hal tsb bisa terjadi.
ALLOH SWT menanggapi para malaikat tsb, kemudian oleh ALLOH dipilih 2 malaikat yg terkenal dengan loyalitas pengabdian yang paling "jagoan". Kemudian atas kehendak ALLOH, mereka diturunkan ke dunia menjadi / sbg manusia plus ditambah sifat-sifat kemanusiaan berupa akal budi dan napsu disamping sifat malaikat yg telah dimiliki. Ternyata 2 malaikat tadi cukup kerepotan menghadapi godaan setan plus hawa napsu duniawi. Mereka jadi berpikir dan sadar betapa beratnya menjadi hamba ALLOH sbg manusia, harus penuh dengan perjuangan dan penderitaan di dunia ini dalam mengabdi kpd ALLOH SWT.
Karena telah terkena dosa akibat godaan napsu duniawi plus perangkap setan , ke 2 malaikat tadi oleh ALLOH SWT disuruh untuk memilih diberi pembalasan berupa siksa di dunia atau di akhirat, ternyata 2 malaikat tadi memilih disiksa di dunia, karena sadar siksa akhirat jauh lebih dahsyat. Disamping itu siksa dunia bisa jadi tebusan, shg di akhirat nanti tinggal enaknya saja ( masuk surga ).
ALLOH SWT menanggapi para malaikat tsb, kemudian oleh ALLOH dipilih 2 malaikat yg terkenal dengan loyalitas pengabdian yang paling "jagoan". Kemudian atas kehendak ALLOH, mereka diturunkan ke dunia menjadi / sbg manusia plus ditambah sifat-sifat kemanusiaan berupa akal budi dan napsu disamping sifat malaikat yg telah dimiliki. Ternyata 2 malaikat tadi cukup kerepotan menghadapi godaan setan plus hawa napsu duniawi. Mereka jadi berpikir dan sadar betapa beratnya menjadi hamba ALLOH sbg manusia, harus penuh dengan perjuangan dan penderitaan di dunia ini dalam mengabdi kpd ALLOH SWT.
Karena telah terkena dosa akibat godaan napsu duniawi plus perangkap setan , ke 2 malaikat tadi oleh ALLOH SWT disuruh untuk memilih diberi pembalasan berupa siksa di dunia atau di akhirat, ternyata 2 malaikat tadi memilih disiksa di dunia, karena sadar siksa akhirat jauh lebih dahsyat. Disamping itu siksa dunia bisa jadi tebusan, shg di akhirat nanti tinggal enaknya saja ( masuk surga ).
Minggu, 18 Mei 2008
GADIS YANG MALANG
Kisah ini aku pernah baca di sebuah koran Suara Merdeka beberapa waktu yang lalu. Dalam kisah ini diceritakan seorang gadis yg terlahir lumpuh, bisu, dan tuli. Gadis ini mampu bertahan hidup hingga sekarang dalam usia sekitar akhir belasan / awal-awal 20-an. Dia hanya bisa berbaring tergolek di tempat tidur, praktis hidupnya sangat bergantung pada orang lain. Padahal orang tuanya adalah penduduk kampung yg miskin. Begitulah hari-hari gadis itu hanya berkutat di tempat tidur, tidak bisa kemana-mana. Dalam koran itu si gadis sempat difoto, terlihat hanya pandangan mata yg menatap serta berkaca-kaca dan air matanya nampak keluar. Sungguh memilukan dan memprihatinkan.
Di usia remaja seorang gadis harus mengalami suatu keadaan yg sedemikian rupa. Yang mana gadis-gadis seusianya mungkin telah disibukkan dgn materialisme & hedonisme di jaman yg edan ini, dia menanggung penderitaan yang mungkin tidak terbayangkan oleh gadis-gadis seusianya. Bagaimana dia bisa bekerja / mencari rizki bila keadaannya begitu, atau bagaimana ia bisa mendapat jodoh ?, begitu aku pernah berpikir. Aku jadi merenungi keadaanku, sudah 30 tahun aku hidup di dunia. Aku belum juga dapat kerja / kemandirian yg layak, jodoh belum juga aku dapatkan. Kisah dari gadis ini membuatku terbuka, bahwa penderitaan / perjuangan yg aku atau kita semua alami masih ada yg lebih menderita / sangat keras berjuang dalam bertahan hidup di dunia ini.
Aku hanya bisa berdoa agar gadis tadi diberi ketabahan / kekuatan dalam melanjutkan kehidupan ini, memang kehidupan di dunia ini bukan kehidupan yang sebenarnya. Kehidupan yg sebenarnya / yg ideal hanya di akhirat nanti.
Di usia remaja seorang gadis harus mengalami suatu keadaan yg sedemikian rupa. Yang mana gadis-gadis seusianya mungkin telah disibukkan dgn materialisme & hedonisme di jaman yg edan ini, dia menanggung penderitaan yang mungkin tidak terbayangkan oleh gadis-gadis seusianya. Bagaimana dia bisa bekerja / mencari rizki bila keadaannya begitu, atau bagaimana ia bisa mendapat jodoh ?, begitu aku pernah berpikir. Aku jadi merenungi keadaanku, sudah 30 tahun aku hidup di dunia. Aku belum juga dapat kerja / kemandirian yg layak, jodoh belum juga aku dapatkan. Kisah dari gadis ini membuatku terbuka, bahwa penderitaan / perjuangan yg aku atau kita semua alami masih ada yg lebih menderita / sangat keras berjuang dalam bertahan hidup di dunia ini.
Aku hanya bisa berdoa agar gadis tadi diberi ketabahan / kekuatan dalam melanjutkan kehidupan ini, memang kehidupan di dunia ini bukan kehidupan yang sebenarnya. Kehidupan yg sebenarnya / yg ideal hanya di akhirat nanti.
Selasa, 13 Mei 2008
CHANGE
Dalam setiap buku motivasi maupun di seminar ttg motivasi dan pencerahan hidup, motivator / trainer selalu menekankan akan arti pentingnya sebuah CHANGE / perubahan baik diri, kelompok, ataupun sistem ke arah yg lebih baik. Tapi pada kenyataannya dalam kehidupan sehari-hari kita selalu kesulitan untuk melakukan suatu perubahan. Kita selalu saja terjebak dan sulit keluar dari pola-pola hidup lama yg kurang baik / kurang menguntungkan. Bagaimana ini dapat terjadi ?, kita sudah berniat untuk berubah tapi masih mengalami kesulitan. Kadang selesai membaca buku motivasi / selesai seminar kita punya spirit yg besar untuk mengubah diri ke arah yg lebih baik. Tapi hal tsb tak berlangsung lama dan semangat kita jadi surut oleh waktu / kita tidak bisa berkomitmen dalam menjalani semangat perubahan tadi.
Memang diperlukan niat, semangat dan ENERGI yg besar untuk melakukan CHANGE / perubahan ini. Dalam bahasa agama ini dikenal dengan istilah HIJRAH , JIHAD, dan tetap menjaga ISTIQOMAH. Islam sangat menyadari pentingnya perubahan / CHANGE ini. Dalam sebuah hadist dikatakan bahwa hamba ALLOH yg beruntung adalah yg hari ini lebih baik dari kemarin, sedangkan yg merugi adalah jika hari ini sama dgn kemarin, sedangkan yg celaka adalah jika hari ini lebih jelek dari hari kemarin.
Albert Einstein seorang jenius abad ini pernah mengatakan bahwa ukuran / tingkat kecerdasan manusia dapat dilihat dari kemampuannya berubah / melakukan perubahan di dunia / alam ini.
Memang diperlukan niat, semangat dan ENERGI yg besar untuk melakukan CHANGE / perubahan ini. Dalam bahasa agama ini dikenal dengan istilah HIJRAH , JIHAD, dan tetap menjaga ISTIQOMAH. Islam sangat menyadari pentingnya perubahan / CHANGE ini. Dalam sebuah hadist dikatakan bahwa hamba ALLOH yg beruntung adalah yg hari ini lebih baik dari kemarin, sedangkan yg merugi adalah jika hari ini sama dgn kemarin, sedangkan yg celaka adalah jika hari ini lebih jelek dari hari kemarin.
Albert Einstein seorang jenius abad ini pernah mengatakan bahwa ukuran / tingkat kecerdasan manusia dapat dilihat dari kemampuannya berubah / melakukan perubahan di dunia / alam ini.
Minggu, 11 Mei 2008
FAKIR DAN JIHAD
Dalam sebuah hadist diceritakan bahwa Rasulullah Muhammad SAW sangat begitu konsen / perhatian kpd umat / pengikutnya akan penting / urgen nya FAKIR dan JIHAD. Fakir disini dimaknai sbg "butuh". Yang dibutuhkankan disini penekanannya butuh kpd ALLOH SWT, bukan kpd duniawi. Butuh disini mengandung pengertian menempatkan ALLOH SWT diatas segalanya. Segala sesuatu disandarkan kpd NYA, seperti minta pertolongan, semangat, motivasi / orientasi hidup semua ditujukan dalam rangka pengabdian / cinta / penghambaan kpd NYA. Duniawi dimaknai disini sbg tempat / cara kita "butuh" dalam menuju kpd ALLOH SWT. Dunia sbg sarana kita untuk jalan pengabdian kpd NYA. Karena DIA lah pencipta & penguasa dunia / semesta alam ini.
Sedangkan JIHAD bisa dimaknai sbg perjuangan dalam mengeksplorasi semua potensi diri dan alam lingkungan / dunia dalam usaha sebagai pengabdian kita kpd ALLOH SWT. Termasuk juga pengoptimalan semua penggunaan sumber daya ( alam / manusia ) demi kesejahteraan / kemaslahatan bersama. Ini yg dikenal manusia sbg KHALIFAH fil 'ard ( pemimpin / pengelola bumi ).
Sedangkan JIHAD bisa dimaknai sbg perjuangan dalam mengeksplorasi semua potensi diri dan alam lingkungan / dunia dalam usaha sebagai pengabdian kita kpd ALLOH SWT. Termasuk juga pengoptimalan semua penggunaan sumber daya ( alam / manusia ) demi kesejahteraan / kemaslahatan bersama. Ini yg dikenal manusia sbg KHALIFAH fil 'ard ( pemimpin / pengelola bumi ).
Kamis, 08 Mei 2008
PAIN IS BENEFIT
Pain is benefit, rasa sakit itu menguntungkan atau sbg tanda kita sedang beruntung. Mengapa....? , karena sebagai MOSLEM , saya sangat percaya bahwa semua rasa sakit / tidak enak , penderitaan hidup , perasaan yg kurang nyaman atau apapun itu bisa jadi merupakan bentuk perhatian serta kasih sayang dan cinta ALLOH SWT pada kita..... dosa-dosa kita berguguran , rasa sakit bisa lebih mendekatkan diri pd NYA. Dengan rasa sakit / semua hal yg kurang nyaman , kita dapat berintrospeksi atas kesalahan-kesalahan kita yg harus diperbaiki , agar nantinya akan dapat meningkatkan kualitas hidup kita menjadi lebih baik. Bukankah semua ini ( rasa sakit tsb ) bisa / sangat menguntungkan kita ?!.
Ada pepatah lama yg mengatakan "berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian"...... bisa jadi rasa sakit / penderitaan adalah tanda sebentar lagi kita beroleh kenikmatan yg besar. Sakit dan penderitaan adalah identik dengan perjuangan hidup. Hidup adalah mujahadah / perjuangan. Seorang mujahid / pejuang sejati tidak takut sakit / menderita dalam perjuangannya. Dia abdikan seluruh potensi diri & hartanya dalam perjuangan "menuju" ALLOH SWT.
Ada pepatah lama yg mengatakan "berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian"...... bisa jadi rasa sakit / penderitaan adalah tanda sebentar lagi kita beroleh kenikmatan yg besar. Sakit dan penderitaan adalah identik dengan perjuangan hidup. Hidup adalah mujahadah / perjuangan. Seorang mujahid / pejuang sejati tidak takut sakit / menderita dalam perjuangannya. Dia abdikan seluruh potensi diri & hartanya dalam perjuangan "menuju" ALLOH SWT.
Selasa, 06 Mei 2008
ADAM & HAWA
Diceritakan dalam kitab keagamaan, ttg kisah manusia pertama yg diciptakan Tuhan YME yaitu kisah Nabi Adam. Adam diciptakan langsung oleh Tuhan dan menghuni surga ciptaan NYA. Dia tidak melalui perjuangan / penderitaan, begitu diciptakan Adam langsung ditempatkan di Surga, yg merupakan kehidupan yg ideal / sempurna. Kehidupan yg penuh dengan kenikmatan, alam yg mengasyikan, suasana yg aman ... tenteram... damai...... suatu saat Adam kesepian butuh pendamping hidup sesama manusia...... maka kemudian oleh Tuhan , diciptakanlah Hawa dari tulang rusuknya. Begitulah Adam memperoleh kehidupan yg sangat ideal / sempurna.
Tapi, karena sesuatu hal kehidupan yg sempurna oleh Tuhan ini dihentikan. Adam & hawa diturunkan ke dunia / bumi, dibumi tsb mereka harus berjuang & bersusah payah untuk hidup........ mereka beranak dan berketurunan dengan segala masalah dan problematika kehidupan dunia. Mereka mengexplorasi potensi diri dan alam sekitar untuk bertahan dan menyambung hidup... dan tentu saja mereka tidak melupakan pengabdian mereka kpd Tuhan / ALLOH yg telah menciptakan mereka.
Mengapa Tuhan menurunkan mereka ( Adam & Hawa ) dari surga ?, tentu ada HIKMAH yg dapat diambil..... sekiranya mereka tetap di surga tentu kita semua sbg keturunannya dapat langsung masuk surga tanpa penderitaan / perjuangan di dunia ini. Tapi Tuhan YME menakdirkan hal tsb , mungkin agar manusia mengerti akan indahnya perjuangan / usaha menuju Tuhan / ALLOH. Hasil berupa kenikmatan / kemenangan akan terasa sangat berarti bila kita lalui dengan perjuangan dan penderitaan. Bukankah seorang CHAMPION perlu bertarung / berjuang untuk capai KEMENANGAN. Masa' langsung jadi juara tanpa bertarung / berjuang dahulu, tidak mungkin kan.
Teringat kata-kata mutiara di "Buku saku PRAMUKA" ketika saya masih duduk di SMP...... "MANIS AKAN TERASA MANIS SETELAH MENGECAP YANG PAHIT".
Tapi, karena sesuatu hal kehidupan yg sempurna oleh Tuhan ini dihentikan. Adam & hawa diturunkan ke dunia / bumi, dibumi tsb mereka harus berjuang & bersusah payah untuk hidup........ mereka beranak dan berketurunan dengan segala masalah dan problematika kehidupan dunia. Mereka mengexplorasi potensi diri dan alam sekitar untuk bertahan dan menyambung hidup... dan tentu saja mereka tidak melupakan pengabdian mereka kpd Tuhan / ALLOH yg telah menciptakan mereka.
Mengapa Tuhan menurunkan mereka ( Adam & Hawa ) dari surga ?, tentu ada HIKMAH yg dapat diambil..... sekiranya mereka tetap di surga tentu kita semua sbg keturunannya dapat langsung masuk surga tanpa penderitaan / perjuangan di dunia ini. Tapi Tuhan YME menakdirkan hal tsb , mungkin agar manusia mengerti akan indahnya perjuangan / usaha menuju Tuhan / ALLOH. Hasil berupa kenikmatan / kemenangan akan terasa sangat berarti bila kita lalui dengan perjuangan dan penderitaan. Bukankah seorang CHAMPION perlu bertarung / berjuang untuk capai KEMENANGAN. Masa' langsung jadi juara tanpa bertarung / berjuang dahulu, tidak mungkin kan.
Teringat kata-kata mutiara di "Buku saku PRAMUKA" ketika saya masih duduk di SMP...... "MANIS AKAN TERASA MANIS SETELAH MENGECAP YANG PAHIT".
Senin, 05 Mei 2008
INSPIRASI
Sesuatu yg dapat menimbulkan semangat yg baru, pikiran yg segar dan lebih terbuka, adanya pencerahan , adanya nuansa pandang yg lebih luas, semangat untuk hidup lebih bermakna.... dll... hal-hal yg lebih positif.... itulah yg dinamakan INSPIRASI. Ada juga orang yg menyebutnya ilham atau petunjuk yang datangnya bisa dari kekuasaan ter AGUNG yaitu Tuhan YME.
Kita dapat mencari inspirasi ini dari pengamatan / perenungan akan alam sekitar ataupun kehidupan sosial kemanusiaan kita..... bisa juga dari membaca buku-buku positif, buku ttg motivasi misalnya, atau kita dapat sharing dengan orang lain ttg pengalaman / bagaimana cara menjalani hidup ini...... atau bila kita seorang moslem kita bisa berkumpul dgn orang-orang sholeh, hal ini juga dapat memberi inspirasi / pencerahan kpd kita.
Dalam menjaring inspirasi kita harus santai / relax , berpikiran jernih dan terbuka.... karena kebenaran yg kita cari, bukan berdasarkan hawa nafsu, prasangka negatif, ataupun "like" & "dislike". INSPIRASI yg benar akan lebih mendekatkan kita pada semangat spiritualitas keagamaan yg positif / baik.
Inspirasi kadang datang sendiri, tapi "dia" pasti datang pda hamba yg selalu ingat pada Tuhan-nya ( berdzikir ), Tuhan akan selalu menuntun hamba-hambanya yg selalu berjuang / berusaha mendekati NYA, yg selalu terus & terus mencari serta memperjuangkan KEBENARAN.
Kita dapat mencari inspirasi ini dari pengamatan / perenungan akan alam sekitar ataupun kehidupan sosial kemanusiaan kita..... bisa juga dari membaca buku-buku positif, buku ttg motivasi misalnya, atau kita dapat sharing dengan orang lain ttg pengalaman / bagaimana cara menjalani hidup ini...... atau bila kita seorang moslem kita bisa berkumpul dgn orang-orang sholeh, hal ini juga dapat memberi inspirasi / pencerahan kpd kita.
Dalam menjaring inspirasi kita harus santai / relax , berpikiran jernih dan terbuka.... karena kebenaran yg kita cari, bukan berdasarkan hawa nafsu, prasangka negatif, ataupun "like" & "dislike". INSPIRASI yg benar akan lebih mendekatkan kita pada semangat spiritualitas keagamaan yg positif / baik.
Inspirasi kadang datang sendiri, tapi "dia" pasti datang pda hamba yg selalu ingat pada Tuhan-nya ( berdzikir ), Tuhan akan selalu menuntun hamba-hambanya yg selalu berjuang / berusaha mendekati NYA, yg selalu terus & terus mencari serta memperjuangkan KEBENARAN.
Minggu, 04 Mei 2008
SUDUT PANDANG LAIN
Ini benar-benar terjadi dalam suatu acara seminar motivasi, sekitar awal tahun 2008. Dalam seminar tsb pada suatu sesi / kesempatan, seorang trainer / motivator memutarkan suatu klip / film. Film tsb berisi seorang manusia cacat yg penuh semangat menjalani hidupnya.Dia tdk punya tangan dan kaki. Diceritakan / difilmkan kehidupan orang tsb dari awal bangun pagi sampai tidur kembali. Orang tsb menjalani hidup dgn penuh semangat walaupun dgn semua keterbatasannya. Orang tsb kelihatan sangat mandiri dan enjoy / menikmati hidupnya.
Setelah film tsb berakhir, motivator / trainer bertanya pada masing-masing peserta seminar ttg tanggapannya mengenai orang tsb........ rata-rata / hampir semua peserta seminar terharu akan film tsb, dan berkata bahwa kalau orang cacat saja bisa bersemangat dan sukses menjalani hidup, mengapa dirinya yg tercipta lengkap / normal tidak bisa seperti itu..... TAPI.... ada seorang peserta punya pendapat lain , yg sama sekali berbeda dari pendapat kebanyakan peserta seminar tsb. Peserta ini berkata.... orang CACAT tersebut telah berhasi memanfaat semua potensi / sumber daya yang ada pada dirinya untuk memperoleh apa yg dia inginkan di dunia ini , bisa jadi ia memanfaatkan kecacatannya untuk memperoleh dukungan /fasilitas yg lebih dari orang-orang yg menaruh simpati kpd nya. Orang cacat tersebut bisa jadi seorang opurtunis yang ulung... dapat memanfaatkan "kekurangannya" untuk memperoleh hasil yang lebih..... tapi kita tidak tahu apakah dia itu oportunis hitam / opurtunis putih ( baca tulisan saya ttg OPORTUNIS: pen. )..... jika dilihat dari pandangan orang awam memang banyak segi positifnya orang yg digambarkan dalam film tsb.... tapi hati / motivasi orang siapa yg tahu...? ...isinya jelek bisa jadi tampilan bagus, atau isi bagus tampilan jelek, lebih jelek lagi isi jelek tampilan jelek.... tapi yg terbaik adalah isi bagus dan tampilan bagus... itu IDEALnya.
Semua peserta seminar terhenyak mendengar pendapat salah seorang peserta seminar ini. Ada yg setuju.... ada yang kurang setuju. Tapi bagi saya pendapat orang ini telah memberi nuansa lain. Bahwa akan ada sesuatu yg unik / nyleneh mengenai cara pandang thd suatu masalah dari cara pandang yg umum dari orang kebanyakan. Inilah yg dinamakan OUTSIDER THINKING, ini bisa positif / negatif. Tapi bagi saya kalau hal tsb berlandaskan MORAL keagamaan & kemanusiaan yg benar hasilnya kebanyakan / tentu POSITIF.
Setelah film tsb berakhir, motivator / trainer bertanya pada masing-masing peserta seminar ttg tanggapannya mengenai orang tsb........ rata-rata / hampir semua peserta seminar terharu akan film tsb, dan berkata bahwa kalau orang cacat saja bisa bersemangat dan sukses menjalani hidup, mengapa dirinya yg tercipta lengkap / normal tidak bisa seperti itu..... TAPI.... ada seorang peserta punya pendapat lain , yg sama sekali berbeda dari pendapat kebanyakan peserta seminar tsb. Peserta ini berkata.... orang CACAT tersebut telah berhasi memanfaat semua potensi / sumber daya yang ada pada dirinya untuk memperoleh apa yg dia inginkan di dunia ini , bisa jadi ia memanfaatkan kecacatannya untuk memperoleh dukungan /fasilitas yg lebih dari orang-orang yg menaruh simpati kpd nya. Orang cacat tersebut bisa jadi seorang opurtunis yang ulung... dapat memanfaatkan "kekurangannya" untuk memperoleh hasil yang lebih..... tapi kita tidak tahu apakah dia itu oportunis hitam / opurtunis putih ( baca tulisan saya ttg OPORTUNIS: pen. )..... jika dilihat dari pandangan orang awam memang banyak segi positifnya orang yg digambarkan dalam film tsb.... tapi hati / motivasi orang siapa yg tahu...? ...isinya jelek bisa jadi tampilan bagus, atau isi bagus tampilan jelek, lebih jelek lagi isi jelek tampilan jelek.... tapi yg terbaik adalah isi bagus dan tampilan bagus... itu IDEALnya.
Semua peserta seminar terhenyak mendengar pendapat salah seorang peserta seminar ini. Ada yg setuju.... ada yang kurang setuju. Tapi bagi saya pendapat orang ini telah memberi nuansa lain. Bahwa akan ada sesuatu yg unik / nyleneh mengenai cara pandang thd suatu masalah dari cara pandang yg umum dari orang kebanyakan. Inilah yg dinamakan OUTSIDER THINKING, ini bisa positif / negatif. Tapi bagi saya kalau hal tsb berlandaskan MORAL keagamaan & kemanusiaan yg benar hasilnya kebanyakan / tentu POSITIF.
Kamis, 01 Mei 2008
ORANG HEBAT
Pada waktu saya masih ABG, saya pada waktu itu masih berumur sekitar awal-awal 20-an.... mempunyai pendapat bahwa orang hebat di dunia ini adalah orang yg .... orang tersebut punya sedikit peluang, sedikit modal, bahkan mungkin dirinya banyak kekurangan ( cacat ).... banyak perintang atau hal-hal yg merintangi, sedikit kesempatan.... tapi orang tsb mampu mengolah sumber daya yg ada... mampu memanfaatkan peluang-peluang yg ada, mampu mengalahkan / menyingkirkan semua perintang.....sehingga orang tsb tampil sbg pemenang, THE CHAMPION !.. mampu jadi dirinya sendiri & menjadi orang SUCCESS... itulah orang yg hebat.
Pada saat ini saya memaknai orang hebat adalah orang dengan spirit pengabdian yg maksimal kpd ALLOH SWT.... karena saya moslem, saya memilih jalan / cara tsb..... menjadikan ALLOH sbg motivasi utama dalam menempuh kehidupan... hidup selalu mendahulukan rasa syukur pd ALLOH ... siapapun kita dan apapun kita .... bisa jadi orang yg hebat dgn KEIMANAN yg teguh... jadi apapun ... kaya ... miskin... sehat..sakit..... asal kita jadi diri kita sendiri dan penuh semangat menempuh kehidupan , dalam rangka pengabdian TOTAL pada ALLOH SWT Tuhan semesta alam... maka kita akan jadi ORANG HEBAT.
Itulah ORANG HEBAT menurut pengalaman dan penglihatan saya, lalu bagaimana menurut anda...?
Pada saat ini saya memaknai orang hebat adalah orang dengan spirit pengabdian yg maksimal kpd ALLOH SWT.... karena saya moslem, saya memilih jalan / cara tsb..... menjadikan ALLOH sbg motivasi utama dalam menempuh kehidupan... hidup selalu mendahulukan rasa syukur pd ALLOH ... siapapun kita dan apapun kita .... bisa jadi orang yg hebat dgn KEIMANAN yg teguh... jadi apapun ... kaya ... miskin... sehat..sakit..... asal kita jadi diri kita sendiri dan penuh semangat menempuh kehidupan , dalam rangka pengabdian TOTAL pada ALLOH SWT Tuhan semesta alam... maka kita akan jadi ORANG HEBAT.
Itulah ORANG HEBAT menurut pengalaman dan penglihatan saya, lalu bagaimana menurut anda...?
Langganan:
Postingan (Atom)
